Virus Point Blank Menyebar Ke Jalan
Internet tak mengenal waktu, batas, golongan, status, latar belakang maupun usia, memang kenyataan seperti itu. Meski banyak melakukan kegiatan di jalan, mereka termasuk bocah-bocah yang melek dengan kecanggihan teknologi. Di antara anak banyak yang memiliki akun facebook, awalnya aku mendengar ini bukan lelucon. Karena meski mereka bocah ingusan tetap memanfaatkan dunia maya. Akupun menyambutnya, “nanti kita temenan, chatting-an ya kalo sebelum mau ketemu besoknya”. Mereka menjawab “ya nanti malem buka pesbuk” (baca dalam bahasa anak sunda). Kemudian aku berkata, “Nanti kita mainnya twitter”, salah satu anak berbicara. “Ya kak, nanti bikinin twitter ya”.. Aku pun menanggapi “ya”. Aku juga mengapresiasi teman anak jalanan yang tidak memiliki akun facebook. “Bagus! Jangan ya, kamu masih kecil belum cukup umur”. Memang mereka belum 13 tahun, berarti mereka memanipulasi data tahun kelahiran. Sebelum mengakhiri pertemuan aku berpesan “kalian jangan sering ke warnet untuk buka facebook, boleh punya facebook, tapi jangan buka yang macem-macem lainnya, jangan juga sering main game online nanti uangnya abis”!
Sebetulnya itu bagian dari
keinginanku. Bagaimana atau menggunakan cara apa saja supaya kami tetap saling
berkomunikasi untuk mempermudah mengetahui kondisi masing-masing anak serta
bisa melakukan perjanjian sebelum aku mendatangi ke jalanan. Tak jarang ketika
aku bersama teman ingin bermain, berbagi cerita atau apapun itu jenisnya, aku
sering kesulitan mencari anak–anak yang selalu melakukan perpindahan tempat
ketika aktivitas mengamen. Sudah pulang, sedang sakit dan alasan lainnya
sehingga aku gagal bertemu mereka padahal sudah melakukan persiapan sampai aku
merasa kecewa dan sedikit kesal. Karena
habitat mereka belum menetap yang masih berpindah-pindah tempat, apalagi
sekarang halaman ruko yang biasa aku dan kawan-kawan berkumpul bersama anak
jalanan sudah tidak bisa digunakan kembali. Pasalnya, ruko kini sudah menjadi
tempat pet shop & counter. Alhasil untuk sementara kita melakukan aktivitas
di posko kuburan.
Kemana Entus dan yang
lainnya?
Lagi di warnet
Ngapain?
Main PB
Di warnet mana?
Warjok (warung pojok)
Kamu punya facebook enggak?
Enggak ada teh
Kenapa?
Tadinya punya, sekarang udah
dihack
Udah, nanti enggak usah ke
warnet, teteh bawain laptop sama modem supaya uang kamu jangan dipake ke warnet
lagi
Iya teh? *wajah bahagia
Iya. Kasih tahu teman yang
lain
Iya teh
Point blank. Akupun tidak tahu banyak
masalah permainan tersebut. Hanya kutahu game online tersebut semacam permainan
yang jika tidak memiliki aplikasinya harus download terlebih dahulu bisa juga membeli
investasi/ membayar dengan uang untuk bisa main perang-perangan, mengumpulkan
senjata, mengalahkan lawan, mendapatkan pangkat melalui level yang berbeda, ah,
apapun semua komponen yang ada di dalam game online tersebut yang bisa
menghubungkan ke sesama pemain yang sedang memainkan perannya. Mereka yang
kecanduan bukan hanya anak-anak sekolahan, anak jalanan, tetapi anak kuliahan,
para pekerja sampai bapak-bapak yang sudah punya anak bersama-sama memainkan
permainan tersebut. Dunia permainan boleh untuk semua kalangan, tetapi harus
dibatasi waktu jangan terlena sampai lupa dengan dunia nyata yang sedang
dilakoninya. Memakai internet untuk anak-anak sebetulnya masih risih jika
mereka tidak bisa menggunakan internet sesuai fungsinya. Khawatir membuka situs
porno, mencegah mereka bisa berbuat yang tidak senonoh atau mungkin anak-anak
yang kemudian menjadi korban teknologi.
Seperti kita ketahui, jika kita sudah
mengkoneksikan diri dengan internet maka apapun bisa terjadi, semua berita
informasi dapat kita baca, dari yang update
sampai out of date agar tidak
ketinggalan berita katanya. Kasus pencurian, pembunuhan, penipuan bisa
mengandalkan internet. Dari mulai yang jualan, iseng-iseng cari teman atau
mangsa untuk dijadikan korban selanjutnya. Untuk itu, aku berharap para
orangtua yang sedang sibuk dengan dunia kerjanya, kakak-kakak yang cuek kepada
adiknya, mohon sejenak luangkan waktu mereka, pantau kegiatan apa saja yang
sering mereka lakukan, atau kita bisa cek dengan melihat berkas penjelajahan
apa saja yang digunakan si anak. Terlepas dari manfaatnya yang tak kalah hebat,
karena segala sesuatu mempunyai kekurangan dan kelebihan. Allah memang Maha Adil.
By: Ishmah Azhar
By: Ishmah Azhar



Tidak ada komentar:
Posting Komentar